JAKARTA - Pihak kepolisian belum dapat memastikan penyebab ledakan tabung gas di Koja, Jakarta Utara. Namun dari temuan sementara diduga kuat ledakan terjadi akibat regulator tabung yang lepas.
Kepala Polres Jakarta Utara Kombes Andap Budhi Revianto menjelaskan penyebab ledakan dari asumsi awal karena regulator. "Untuk memastikan masih menunggu penyelidikan puslabfor, kami tidak mau berasumsi" ungkapnya.
Pemeriksaan awal terdapat tiga tabung gas oksigen yang rusak dan sudah dibawa oleh puslabfor. Besarnya dampak ledakangan diduga karena isi tabung tersebut yakni gas argon acytiline. Jenis gas yang biasa digunakan untuk mengelas karbit.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya ledakan keras di Jalan Mindi Blok Y RT 13 RW 08, Lagoa, Koja, Jakarta Utara, pada Rabu (25/8) lalu. Dua orang dipastikan tewas dan tujuh lainnya luka-luka dibawa ke RS Koja.